Public Relations dan Internet

Istilah E-PR (Cyber PR)

E-PR adalah inisiatif PR atau public relations yang menggunakan media internet sebagai sebagai sarana publisitasnya. Di Indonesia ibisiatif PR ini lebih dikenal dengan istilah Cyber Public Relations atau biasa disingkat E-PR.

Bob Julius Onggo (2004:1-2) dalam bukunya Cyber Public Relations Jika diuraikan, E-PR dapat diartikan sebagai berikut:

1. E adalah electronic

“e” di dalam E-PR sama halnya dengan “e” sebelum kata mail atau commerce mengacu pada media elektronik internet. Mengingat popularitas dan multifungsi media internet, media ini dapat dimanfaatkan untuk membangun merk (brand), reputasi dan memelihara kepercayaan (trust).

2. “P” adalah public

“Public” disini mengacu bukan hanya pada publik, namun pasar konsumen. Public juga tidak mengacu hanya pada satu jenis pasar konsumen, namun pada berbagai pasar atau publik audiens. Media internet bisa memudahkan kita untuk menjangkau mereka dengan lebih cepat atau sebaliknya, memudahkan mereka untuk menjangkau kita, mulai dari komunitas mikro atau niche market hingga hypermarket berbagai jenis publik yang dihadapi oleh PR.

3. “R” adalah relations

Relations merupakan hubungan yang harus dipupuk antara pasar dan bisnis anda. Itulah kunci kepercayaan pasar agar suatu bisnis anda. Itulah kunci kepercayaan pasar agar suatu bisnis berhasil. Menariknya, melalui media internet hubungan yang sifatnya one-to one dapat dibangun dalam waktu yang cepat karena sifat internet yang interkatif.

Hal ini berbeda dengan publik konveksional. Dalam publik konveksional anda harus menjangkau mereka dengan sifat one-to-many. Itulah sebabnya Internet merupakan media pembangun.   Hubungan yang paling ampuh dan cepat serta luas hingga saat ini.

Website

Sejarah Website

Penemu website adalah Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee, sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertama kali muncul tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbaruhi informasi kepada sesama peneliti ditempat dia bekerja. Pada tanggal 30 april 1993, CERN (tempat dimana tim bekerja) menginformasikan bahwa “www” dapat digunakan secara gratis oleh semua orang yang dapat diakses melalui sebuah software yang disebut browser, seperti internet explorer, Mozilla firefox, opera dll.

Pengertian website

Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara dan atau gabungan dari semuanya, baik yang berifat statis maupun dinamis yang membentuk satu halaman web dengan halaman web yang lainnya disebut Hyperlink, sedangkan teks yang disebut dengan media teks yang dijadikan media penghubung disebut Hypertext. (Rahmat Hidayat, 2010:2).

Menurut (rahmat hidayat dalam bukunya “Cara Praktis Membangun Website” 2010:2) ada beberapa hal yang dipersiapkan untuk membangun website gratis, maka harus tersedia unsur-unsur pendukungnya sebagai berikut:

a)      Nama domain (domain name/URL-Uniform Resource Locator)

b)      Rumah website (website hosting)

c)      Content management system (CMS)

Faktor-faktor Pertimbangan Penulisan Di Internet

Ada beberapa alasan mengapa internet (online media) merupakan media terbaik dalam penyampaian berita dan informasi. Menurut Bierhoff et al., sejumlah informasi yang tidak dapat dikeluarkan dimedia cetak karena factor ruang dan waktu dapat disediakan di online media, seperti dokumen, UU, debat, informasi statistik dan pidato (www.ejc.nl). Hal senada juga disampaikan oleh Mc Adams yang menyatakan bahwa salah satu keunggulan online media adalah potensinya untuk menyampaikan segala macam informasi yang mungkin tidak sesuai dengan media cetak; selain juga menawarkan informasi yang belum pernah dilakukan oleh surat kabar dan menyediakannya dari hari kehari.

Beberapa faktor dalam penyusunan pesan untuk web individu atau organisasi

  • Gaya Penulisan. Gaya penulisan untuk web agak berbeda dengan gaya penulisan yang biasa kita kenal, seperti press release, tulisan feature, atau backgrounders. Meskipun demikian, tugas praktisi PR adalah menuliskan pesan dalam bahasa dan gaya pengguna Web. Praktisi public relations tidak ingin disampaiakan melalui Web tidak pernah dipedulikan oleh pengguna Web.
  • Kuntitas Pesan. Pengguna Web biasanya tidak membaca situs Web secara berurutan layaknya orang yang membaca novel. Membaca web tidak dapat diduga, walaupun praktisi PR menyediakan Link untuk menyatukan halaman yang masih berhubungan, mereka tidak bisa memaksa pengguan Web untuk mengikuti Link tersebut.   Sebagai konsekuensinya, pendekatannya harus ensiklopedis memberi pengguna web pemaparan pesan yang konferensif atas topik tertentu disetiap halaman.
  • Panjang Halaman. Salah satu alasan penggunaan referensi dokumen atau Link adalah untuk membatasi panjang halaman secara umum disepakati yang terlalu panjang tidak sesuai untuk tampilan situs web. Hal itu didasarkan atas pemahaman bahwa scrolling bisa jadi sebuiah peringatan bagi pengguna web untuk tidak melanjutkan penjelajahan informasi di situs web. Karena pekerjaan tersebut akan melelahkan. Meskipun demikian, terkadang tidak menjadi masalah bagi pengguna web loyal dan pencari informasi untuk mengetahui perkembangan terbaru dari perusahaan. Indikator utama dari panjang halaman web isi pesan itu sendiri. Melakukan pembagian informasi secara logis berdasarkan struktur informasi
  • Mencetak Vs membaca Online. Kebanyakan pengguna web memilih untuk membaca dokumen teks yang panjang dan kompleks secara offline. Jika penmyampaian informasi mencakup teks yang lebih panjang, pemisahan teks kedalam referensi dokumen atau Link menyulitka pengguna web untuk mencetak informasi yang hendak disampaikan. Jika diketahui bahwa materi pesan cendrung untuk dicetak, informasi sebaiknya di presentasikan dalam sebuah web atau di pecah kedalam beberapa bagian, tetapi dilengkapi dengan Link ke versi cetak.
  • Link. Walaupun Link terhadap dokumen tertentu merupakan keunggulan untuk menyampaiakan informasi via web, kekeliruan penggunaan Link merupakan kegagalan yang paling sering dilakukan oleh praktisi PR dalam perancangan Web.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s