SOSIOLOGI KOMUNIKASI

Pengertian Sosiologi komunikasi
Sosiologi berasal dari kata sofie, yaitu bercocok tanam atau berteman, kemudian berkembang mnjd socius yg berarti masyarakat, & kata logos yg berarti ilmu. Dlm kamus sosiologi adalah ilmu yg mempelajari masyarakat. Ilmu sosiologi merupakan perkembangan dari ilmu filsafat social. Filsafat merupakan induk ilmu pengetahuan.

Istilah sosiologi dipopulerkan oleh Herbert Spencer lewat bukunya berjudul Principles of Sociology. Sosiologi jls merupakan ilmu social yg objeknya adalah masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yg berdiri sendiri, karena telah memenuhi segenap unsur2x ilmu pengetahuan, yg ciri utamanya adalah:

  • Bersifat enpiris
  • Bersifat non-etis
  • Sosiologi bersifat kumulatif

Sosiologi Komunikasi
Sosilogi menurut Hasan Shadily adalah ilmu masyarakat/ ilmu kemasyarakatan yg mempelajari manusia sbg anggota golongan / masyarakat dg ikatan2x adat, kebiasaan, kepercayaan, agama, tingkah laku, serta kesenianya yg disebut kebudayaan meliputi segala segi kehidupan. Sosiologi mempelajari komunikasi dlm konteks interaksi social masyarakat, baik yg berhubungan dg media secara langsung & tdk langsung.

Komunikasi, menurut Uchayana (Bungin, 2009:31) merupakan proses penyampaian pikiran, atau perasahaan oleh seseorang (komunikator) kpd orang lain (komunikan). Pikiran bisa berupa gagasa, informas, opini dll yg muncul dari benaknya sementara perasaan perasaan bisa berupa keyakinan, kepastian, keraguan, kekhawatiran, kemarahan & keberanian, kegaiahan dsb yg timbul dr lubuk hati.

Lingkup komunikasi menyangkut persoa;an yg ada kaitannya dg interaksi social dlm masyarakat, termasuk konten interaksi yg dilakukn secara langsung maupun dg menggunakan media komunikasi.
Jadi, Sosiologi Komunikasi menurut Soejono Soekanto (Bungin, 2009:31) merupakan kekhususan dlm mempelajari interaksi social yaitu suatu hubungan/komunikasi yg menimbulkan proses saling mempengaruhi antar para individu, individu dg kelompok, atau antar individu. Tujuan dalam sosiologi Komunikasi adalah dpt mengetahui pengaruh factor social dlm komunikasi serta dpt memahami keadaan sosiologi yg timbul dlm komunikasi serta dpt memahami keadaan sosiologi yg timbul dlm komunikasi.

Ruang Lingkup
Ruang lingkup kajian sosiologi komunikasi adalah gejala, pengaruh/akibat2x social, & masalah social yg terjd/ditimbulkan oleh komunikasi. Dalam hal ini yg menjadi perhatian utama adalah:

  • Bagaimana masalah social itu terjadi?
  • Aspek komunikasi apa/yg bgimn yg menyebabkan timbulnya masalah tersekbut?

Dalam bahasan mata kuliah sosiologi komunikasi ini aka difokuskan pd sosiologi komunikasi massa.

Ranah, kompleksitas & objek sosiologi Komunikasi

sosiologi komunikasi1

Gambar 1. :

  • Ranah sosiologi komunikasi. Ranah sosiologi komunikasi berada pad wilayah individu, kelompok, masyarkat & sitem dunia. Dimana ranah ini bersentuhan dg teknologi telematika, komunikasi, proses&interaksi social, serta budaya kosmoplitan.
  • Kajian komunikasi berkembngn mnjd kajian yg tdk bisa dibedakan lg secara sosilogis dg komunikasi. Dlm artian ketika kita membahas kasus sosiologi komunikasi, maka akan ditemukan kenyataan bhw yg menjd perhatian sosiologi itu jugalah yg mnjd perhatian komunikasi.
  • Ranah sosiologi merupakn kajian terpenting & utama dari kajian terpenting & utama dari kajian sosiologi & kajian komunikasi itu sendiri, yaitu individu, kelompok, masyarakat, dunia & segala interaksinya.

KOMUNIKASI & MASYARAKAT

PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi merupakan salah satu kegiatan dasr manusia dlm proses social yg dijalaninya. Bisa dikatakan komunikasi adalh mesin pendorong proses yg social yg memungkinkan terjadinya interaksi manusai & menjadikan manusia sbg mahluk social
Thomas M. Scehidel mengemukan bhw kita berkomunikasi terutama u/ menyatakan & mendukung identitas diri, u/ membangun kontak social dg orang sekitar, & u/ mempengaruhi orang lain u/ merasa, berpikr atau berprilakuk seperti yg kita ingikan. Yujuan dasar manusia berkomunikasi menurut Scheidel, adalah u/ mengendalikan lingkungan fisik & psikologis.
Komunikasi Sosial
Komunikasi bersifar sangat signifikan dlm membangn kehidupan social. Komunikasi memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan & menggunakannya sng panduan u/ menafsirkan situasi apapun yg dihadapi. Komunikasi jg memungkinkan manusia mempelajari & menerapkan strategi2x adaptif u/ mengatasi problematika. Tanpa komunikasi, manusia tdk akan tau bgmn, makan, minum, berbicara sbg manusia & memperlakuakn manusia lain secara beradab, karena prilaku2x tersbt dipelajari lewat pengsuhan keluarga &pergaulan dg orang lain, yg intinya komunikasi
Komunikasi social jg berfungsi sbg komunikasi kultural. Para ilmuwan social mengemukakan bahwa budaya & komunikasi mempunyai hubungan yg timbal bailk. Budaya menjadi bagian dari prilaku komunikasi. & pd gilirannya, komunikasipun turut menentukan, memelihara, mengembangkan & mewariskan budaya.
Edward T. Hall mengemukakan “budaya adalah komunikasi” & “komunikasi adalah budaya”. Pada suatu sisi, komunikasi merupakan suatu mekanisme u/ mensosialisasikan norma2x budaya, baik secara horizontal, dari suatu masyarakat kpd masyarakat lain, maupun secara vertical, dari suatu generasi kegenerasi lainnya. Pada sisi lain, budaya menetapkan norma2x (komunikasi) yg dianggap sesuai.

Komunikasi sbg landasan Masyarakat Manusia.
Manusia mampu mengkomunikasikan niat, makna, keinginan/mksd yg kompleks, & karena itu pula manusia bisa mengubah bentuk kegiatan sosialnya. Dengan demikian komunikasi merupakan pendorong proses social, yg ditentukan oleh akumulasi pertukaran & penyebaran pengetahuan. Dengan komunikasi, manusia melakukan berbgi penyrsuaian diri yg diperlukan, & memenuhi berbgi kebutuhan & tuntutan yg ada sehingga masyarakat manusia tdk tercerai berai .

Komunikasi & perkembangan Peradaban Manusia.
Jika dilihat dari sejarah perkembangan masyarakat manusai, bentuk masyarat berubah seiring penemuan teknologi, terlebih lagi teknologi komunikasi. Perkembangan peradaban umat manusia pun bisa dikatakan dimotori oleh proses komunikasi social & teknologi komunikasi.

TEKNOLOGI TELEMATIKA

Istilah teknologi telematika (telekomunikasi, media & informasi), mulai popular di akhir decade 70-an. Istilah telematika lebih kearah penyebutan kelompok teknologi yg disebutkan secara bersama2x namun sebenarnya yang dimaksud adalah teknologi informasi yg digunakan media massa serta teknologi telekomunikasi yg umumnya digunakan dlm bidan komunikasi lainnya. Sementara TEKNOLOGI KOMUNIKASI adalah peralatan perangkat keras (hardware) dlm sebuah struktur organisasi yg mengandung nilai2x social, yg memungkinkan setiap individu mengumpulkan, proses & saling tukar menukar informasi dg individu2x lainnya. Yang melandasi suaut hal dpr digolongkan kedlm teknologi komunikasi adalah:

  1. Tenologi komunikasi dpt diimplementasikan dlm suatu alat.
  2. Teknologi komunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur social ekonomi & politik.
  3. Teknologi komunikasi membawa nilai yg berasal dari struktur ekonomi,social&politik trtentu
  4. Teknologi komunikasi meningkatkan kemampuan indera manusia terutama kemampuan mendengarkan mendengarkan & melihat.

Komunikasi Sebagai Sarana Interaksi Sosial
Dengan komunikasi, manusia melakukan berbgi penyesuaian diri yg diperlukan, memenuhi berbgi kebutuhan & tuntutan yg ada sehingga masyrakat manusia tdk bercerai2x berai. Melalui komunikasi pula manusia mempertahankan intitusi2x social berikut segenap nilai & prilaku, tidak hanya dari hari ke hari, tetapi jg dari generasi ke generasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s