Management Crisis

MAKALAH MANAGEMENT KRISIS. MENYANGKUT KRISIS KEPERCAYAAN OREO

BAB I

PENDAHULUAN

 

LATAR BELAKANG

Tahun 1898, beberapa perusahaan kue bergabung untuk membentuk National Biscuit Company (Nabisco), pembuat Oreo cookie. Pada 1902, Nabisco menciptakan Barnum’s Animal dan membuat mereka terkenal dengan menjual oreo dalam kotak kecil dirancang seperti sebuah kandang dengan tali terpasang (untuk digantung di pohon Natal). Pada tahun 1912, Nabisco punya ide baru untuk sebuah cookie – dua cokelat dengan creme mengisi di antara keduanya. Cookie Oreo pertama terlihat sangat mirip dengan kue Oreo hari ini, dengan hanya sedikit perbedaan dalam desain pada disk cokelat.  

Bentuk dan desain dari Oreo cookie tidak banyak berubah sampai Nabisco mulai menjual berbagai versi cookie. Nabisco terus menciptakan variasi:

Fudge covered Oreos introduced 1987 – memperkenalkan Oreo Fudge tertutup. 1987

Halloween Oreos introduced 1991 – memperkenalkan Oreo Halloween. 1991

Christmas Oreos introduced 1995 – memperkenalkan Oreo Natal. 1995

Jadi, bagaimana Oreo mendapatkan namanya? Orang-orang di Nabisco tidak cukup yakin. Beberapa percaya bahwa nama oreo diambil dari kata Prancis untuk emas, “atau” (warna utama pada Oreo awal paket). disisi lain mengklaim nama oreo berasal dari bentuk bukit berbentuk tes version; sehingga penamaan oreo dalam bahasa Yunani untuk gunung, “Oreo.” Yang lain percaya bahwa nama adalah kombinasi dari mengambil “kembali” dari “krim” dan meletakkannya di antara dua “o” dalam “coklat” – membuat “o-re-o.” Dan yang lain percaya bahwa cookie itu bernama Oreo karena pendek dan mudah untuk diucapkan. Tidak peduli bagaimana nama itu diciptakan, lebih dari 362 milyar oreo cookies telah terjual sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1912, membuat kue penjualan yang terbaik dari abad ke-20. Oreo adalah nama dagang dari sejenis biskuit yang diproduksi oleh Nabisco, pertama kali pada 1912. Terdiri dari dua wafer coklat dengan krim putih di tengahnya. Salah satu cara populer untuk memakan Oreo adalah dengan mencelupkannya ke dalam susu.

ANALISA MASALAH

Sejak kasus produk susu buatan china yang menewaskan 4 orang anak dan 54.000 penyakit lainnya terungkap, pemerintah mulai mengadakan peninjauan langsung kepada pasar-pasar dan supermarket untuk memeriksa produk-produk apa saja yang mengandung susu china. Kekhawatiran pun semakin meluas ketika diketahui susu import china ini digunakan untuk membuat yoghurt, permen, coklat dan makanan ringan lainnya (www.googel.com/bakohumas)

Oreo adalah salah satu produk makanan ringan yang dikabarkan mengandung susu china atau melamin. Melamin (C3H6N6) adalah sebuah zat kimia berbentuk kristal putih yang digunakan untuk membuat produk plastik, pupuk,bahan perekat,bahan untuk produk tahan api,polimer dan pembersih. Pada konsentrasi tinggi, zat kimia ini bisa menyebabkan batu ginjal dan gagal ginjal, khususnya pada bayi. Ketika dicerna, metabolisme menghasilkan amonia di dalam tubuh yang menyebabkan kegagalan ginjal. Melamin dalam produk oreo digunakan sebagai pengkilat biskuit coklat dan pemutih pada cream rasa yang terdapat di lapisan tengah biskuit.

Setelah BPOM melakukan tinjauan langsung pada pasar dan supermarket maka tidak lama seluruh produk oreo langsung dicabut dari peredaran, karena dianggap tidak sesuai dengan kandungan makanan yang semstinya dan terdapat zat kimia yang dapat berdampak buruk pada tubuh apabla di konsumsi pada waktu yang lama. Hal tersebut yang membuat oreo ditarik dari pasar. Akhirnya oreo mengalami kerugian yang sangat besar. Krisis kepercayaan dan kerugian secara materiil dan immateriil.

Dilihat dari kasus yang menimpa OREO, seperti yang telah di jelaskan diatas, OREO mengalami krisis kepercayaan, yang telah tertanam sejak lama khususnya di negara Indonesia. Dengan adanya kasus tersebut maka oreo benar-benar dalam posisi yang sangat sulit. Oreo mengalami krisis kepercayaan yaitu, kondisi dimana publik sudah tidak lagi percaya dan mau menggunakan lagi produk oreo tersebut. Krisis inilah yang paling parah bagi sejarah perusahaan karena apabila publik sudah tidak percaya lagi pada produk tersebut maka akan berdampak besar bagi kelanjutan perusahaan.

Setelah mengetahui berbagai macam persoalan yang ditimbulkan pada analisa masalah di atas, maka permasalahan yang muncul adalah:

      Bagaimana mengembalikan citra oreo pada public?

      Bagaimana menghadapi krisis kepercayaan yang terjadi khususnya melalui media massa?

 

KERUGIAN YANG DISEBABKAN ADANYA KRISIS KEPERCAYAAN

Karena adanya krisis kepercayaan membuat perusahaan merugi. Kerugian yang diterima bukan hanya berupa kerugian materiil tetapi juga kerugian immateriil. Kerugian materiil berupa kerugian yang diterima kare produknya di laku dipasaran. Akhirnya pemasukan berkurang, omset menipis dan laba pun sedikit. Inilah yang dinamakan kerugian materiil yaitu kerugian yang berhubungan dengan uang. Kerugian immateriil yang diterima yaitu hilangnya kepercayaan konsumen terhadap produk yang di pasarkan. Kerugian ini bisa berupa nama baik. Antara kerugian materiil dan immateriil sangat berhubungan karena keduanya mempengaruhi kelangsungan perusahaan.

Untuk meminim kerugian yang terjadi, maka penanganan utama diawal sangat diperhatikan. PR diharapkan untuk selalu peka terhadap keadaan yang terjadi baik di publik internal maupun di publik eksternal.

Apabila langkah-langkah penanggulangan terhadap krisis telah dilakukan maka, untuk selanjutnya PR perlu menjaga hubungan baik antara pihak internal dan eksternal dengan harapan kasus seperti ini tidak akan terulang lagi.

 

Citra adalah kesan yang timbul karena pemahaman suatu kenyataan.

Pemahaman yang berasal dari suatu informasi yang tidak lengkap akan menghasilkan citra yang tidak sempurna. (Kasali, 1994:28)

Praktisi Public Relation harus memiliki tanggung jawabmemberikan informasi-informasi yang lengkap kepada publiknya. Karena informasi yang tidak lengkap sering dapat dipakai oleh pihakpihak yang tidak sependapat untuk menjatuhkan pihak-pihak tertentu, sehingga muncul isu-isu yang menyebabkan konflik. Untuk itu informasi harus diberikan kepada publik secara benar, akurat, tidak memihak, lengkap dan memadai. Agar hal-hal yang menimbulkan ketidak puasaan yang berhubungan dengan organisasi dapat dikendalikan dan dihindari.

Pengertian citra itu sendiri abstrak atau intangeble, tetapi wujudnya bisa dirasakan dari penilaian, baik semacam tanda respek dan rasa hormat dari publik sekelilingnya atau masyarakat luas terhadap perusahaan atau organisasi dilihat sebagai sebuah badan usaha atau personelnya yang baik, dipercaya, profesional dan dapat diandalkan dalam pemberian pelayanan yang baik. (Ruslan, 1994:66)

Terciptanya suatu citra yang baik dimata masyarakat atau khalayak sasaran akan menguntungkan perusahaan atau suatu organisasi, sebab citra yang baik merupakan tujuan pokok perusahaan atau organisasi. Citra yang baik juga akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi perusahaan atau organisasi.

BAB II

PEMBAHASAN

Upaya apa yang di lakukan oleh seorang Praktisi Public Relation dalam kasus yang menimpa OREO???

Karena hal ini menyebar lewat media massa, maka pihak hal-hal yang harus dilakukan oleh Public Relations PT. KRAFT adalah memainkan perannya melaui Media Relation.

1.      Statement Melalui Media

Membuat pernyataan untuk menepis rumor yang tidak sedap, dengan cara menjelaskan tentang keberadaan produk oreo. Karena oreo berasal dari berbagai macam distributor di berbagai negara, maka seorang PR oreo harus menginformasikan bahwa produk oreo yang disinyalir terdapat kandungan melamin atau susu import china adalah produk oreo bukan berasal dari distributor PT.KRAFT Indonesia, melainkan dari distributor asing yang lain. Sehingga publik akan memikir ulang apabila akan mengkonsumsi oreo. Cara untuk melihat apakah oreo tersebut buatan distributor asing atau buatan indonesia yaitu dengan cara melihat kode produksi yang tertera pada no BPOM. Kode MD untuk semua produk buatan indonesia dan kode ML untuk produk buatan asing.

2.      Mengadakan Konferensi Pers

PR Oreo harus memberi penjalasan kepada media dengan cara mengadakan konferensi pers melalui media, hal ini bertujuan agar publik tidak merasa di tipu oleh berita yang beredar, karena publik pun butuh penjelasan. Kemudian cara PR oreo yang berusaha membangun kembali image yang hancur melalui iklan tergolong cukup baik sebagai langkah cepat untuk menetralisir masalah yang sedang terjadi.

3.      Memainkan Advertising

Setelah cara-cara aman dilakukan untuk selanjutnya perlu diadakan promo atau iklan tambahan yang berfungsi sebagai pengingat terhadap produk oreo. Agar publik senantiasa mengingat oreo dan dengan demikian kepercayaan publik secara perlahan kembali normal, agar bisa membangun kembali image yang hancur melalui iklan merupakan langkah cepat untuk menetralisir masalah yang sedang terjadi.

Pesan iklan yang disampaikan bisa berupa cara pembuatan OREO yang di produksi secara higienis diharapkan agar publik mengetahui proses pembuatan OREO, dengan kebersihannya dan penggunaan mesin yang modern sehingga tidak mungkin apabila terdapat zat kimia pada produk tersebut. Pesan itulah yang ingin disampaikan oleh PR oreo kepada publik.

4.      Controlling System

Pihak PUBLIC RELATION harus selalu melakukan controling system kepada produk yang akan dipasarkan, sehingga untuk kemudian tidak akan ada lagi kasus seperti ini. Pada tahap ini seorang PR harus benar-benar jeli dalam penerimaan sinyal-sinyal yang menimbulkan efek yang tidak baik terhadap suatu perusahaan di kemudian hari.

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Konsumen oreo adalah mayoritas anak kecil, maka hendaknya diperhatikan bahana pembuatannya sehingga tidak merusk sistem jaringan tubuh apabila dikonsumsi dalam waktu yang lama. PR perusahaan hendaknya selalu menjaga komunikasi antara publik internal dan publik eksternal sehingga bisa mengidentifikasi gejala-gejala krisis yang akan timbul, sehingga apabila terjadi kasus tersebut tidak akan terdengar oleh media dan tidak merusak citra / image perusahaan. Karena apabila image perusahaan sudah jelek di mata publik, maka butuh waktu yng lama untuk mengembalikan kepercayaan tersebut

SARAN

Dengan adanya krisis yang timbul, diharapkan masyarakat luas lebih selektif lagi dalam mengambil keputusan. Bagaimanakah sikap kita seharusnya?

  1. Jangan mudah percaya oleh iklan yang bersifat persuasif.
  2. Hendaknya membaca komposisi pada produk yang akan dibeli, khususnya produk makanan, apakah sudah sesuai dengan nilai takaran gizi yang berlaku atau belum.
  3. Apabila ada yang kurang jelas pada kemasan produk, maka jangan ragu untuk menanyakan pada SPG (sales promtion girl) apabila ada. Atau tanyakan pada layanan konsumen bebas pulsa yang disediakan oleh produsen produk tersebut.
  4. Selalu bersifat pintar dan tanggap pada masalah yang terjadi sehingga bisa mengambil keputusan dngan bijak dan tepat.
  5. Bacalah kode BPOM yang tertera pada kemasan MD untuk produk indonesia sedangkan ML untuk produk asing.
  6. Usahakan selalu untuk memakai / mengkonsumsi produk buatan indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

www.googel.com/bakohuma

Kemasan Produk Oreo

http://www.tempointeraktif.com

www.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s